Pages

Subscribe:

Labels

  • BBS 2011

    Teman-Teman XI BAHASA-1 dalam acara BBS 2011.. Seru bgt.. (ngaspo)

  • Jaket Kita

    yak, desainnya kata om Master Limbat sih kayak gini... :p
    ‎"piye se rek..jare setuju..seng gug melok harus terima konsekwen".. "slahe ga melu rapat, wes konsekuen.e ngunu..."......

  • Crows Zero II

    Film terpopuler 2011

  • XI BHS-1

    -=BASIC-XI=-
    Hilmay, Umam, Restu, gak tau ni sapa, garangan
    Lampier, Husin, The Master Limbat!
    Ohenk, Mazda

Jumat, 07 Oktober 2011

Melamun Bisa Menghilangkan Memori

Setiap orang pasti pernah melamun dan berkhayal memikirkan masa depan atau sesuatu hal yang indah. Jangan kebanyakan melamun karena melamun dapat membuat orang kehilangan sebagian dari memorinya.

Pernahkah Anda mengalami kesulitan untuk mengingat peristiwa sebelum Anda melamun? Jika iya, maka itu adalah normal.

Penelitian terbaru menemukan bahwa melamun atau termenung sambil pikiran melayang ke mana-mana, dapat menyebabkan hilangnya sebagian memori, khususnya memori sebelum seseorang mulai melamun. Semakin jauh pikiran melayang saat melamun, maka hilangnya memori akan semakin parah.

Penelitian sebelumnya juga menemukan bahwa berpikir tentang sesuatu yang lain, baik melamun atau pikiran berkelana (mind-wandering), dapat memblokir akses ke kenangan atau memori masa lalu.

Dalam penelitian yang baru, ilmuwan menyelidiki beberapa partisipan. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama diminta untuk melihat daftar kata yang muncul di layar komputer, satu per satu. Kemudian partisipan diminta untuk melamun, memikirkan tentang kejadian yang menarik baginya. Selanjutnya, partisipan kelompok kedua hanya diminta untuk melihat daftar kata-kata, tanpa melamun.

Pada akhir tes, kedua kelompok partisipan diminta mengingat kembali sebanyak mungkin kata-kata apa saja yang dilihatnya dari daftar tadi.

Hasilnya, kelompok yang diminta untuk melamun hanya mengikat sedikit kata dibandingkan dengan kelompok yang tidak melamun. Ini menunjukkan bahwa melamun dapat menghilangkan sebagian memori yang baru saja diperoleh.

Studi ini telah diterbitkan dalam Psychological Science, sebuah jurnal dari Association for Psychological Science.

"Melamun dapat membuat Anda merasa berada dalam situasi yang berbeda, karena Anda tidak dapat mengingat kejadian yang terjadi sebelum Anda melamun," ujar Peter F. Delaney dari Universitas of North Carolina di Greensboro, seperti dilansir dari Psychcentral, Jumat (30/7/2010).
...apa benar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar